Mobil Overheating – Penyebab dan Solusi Jangka Pendek

Overheating mesin tidak hanya terjadi di musim panas, tapi juga bisa terjadi pada pengendaraan sehari-hari. Khususnya, mobil, mesin, dan sistem pendingin udara berkecepatan tinggi dapat menyebabkan fenomena mendidih ketika suhu air terlalu tinggi. Berbahaya jika mesin terlalu panas. Mungkin nasib sial yang bisa merusak mesin. Saat mengemudi di jalan raya dengan kecepatan lebih tinggi, atau saat menaiki mobil, jika penunjuk pengukur suhu air memasuki zona merah dan tetap tinggi, tindakan yang tepat harus diambil saat ini. Berikut cara mengatasi mesin overheat.

Ada banyak penyebab panas berlebih, termasuk pendingin yang tidak mencukupi, kipas pendingin yang mendinginkan pendingin telah gagal, kegagalan termostat, dan kegagalan sensor suhu pendingin. Jika Anda menanganinya dengan tidak benar, itu dapat menyebabkan kegagalan mesin yang mahal. Oleh karena itu, deteksi tepat waktu dan pembuangan panas berlebih yang tepat dapat secara efektif mengurangi kerugian.

Apa pengaruh mesin terlalu panas pada mesin?

1. Berkurangnya efisiensi aerasi, yang mengakibatkan turunnya tenaga mesin.

2. Kecenderungan untuk pra-penyalaan dan deflagrasi meningkat, yang mengganggu operasi normal mesin; pada saat yang sama, itu juga menyebabkan kerusakan awal karena beban benturan tambahan pada bagian-bagiannya.

3. Kesenjangan normal bagian yang bergerak dihancurkan, sehingga bagian-bagian itu tidak dapat bergerak secara normal, atau bahkan rusak.

4. Sifat mekanik bahan logam berkurang, menyebabkan kerusakan pada deformasi bagian.

5. Penurunan kondisi pelumasan memperburuk gesekan dan keausan suku cadang.

Bagaimana mesin terlalu panas disebabkan?

Pertama, pendinginan mesin yang buruk: Pendinginan mesin yang buruk dapat menyebabkan suhu air di dalam tangki menjadi terlalu tinggi. Semakin lama tangki air digunakan, semakin banyak kerak internal yang terbentuk, sehingga pembuangan panas di radiator menjadi buruk. Air dengan suhu terlalu tinggi tidak akan melepaskan panas, dan akan berkembang menjadi “pan”. Selain itu, lubang ventilasi radiator juga merupakan penyebab umum pembuangan panas yang buruk. Jika penyumbatan eksternal tidak berventilasi, gunakan pistol air untuk membersihkannya. Jika bagian dalam radiator tersumbat, maka bersihkan dengan larutan pembersih.
Kedua, sistem pendingin tidak bekerja dengan baik, mengakibatkan pembuangan panas yang buruk. Pada saat ini, periksa kekencangan sabuk kipas dan apakah bilah kipas berubah bentuk atau patah